GAPKI Tanam 500 Pohon Wujud Peduli Lingkungan

GAPKI lakukan aksi tanam pohon dalam rangkaian Borneo Forum ke-6.
GAPKI lakukan aksi tanam pohon dalam rangkaian Borneo Forum ke-6.

Gahungan Pengusaha Kelapa Sawit Seluruh Indonesia (GAPKI) menggelar aksi tanam pohon di belakang Masjid Baitul Izza, Islamic Center Kota Tarakan. Gerakan peduli lingkungan itu dilakukan, dalam rangkaian Borneo Forum ke-6 GAPKI.


Selain diikuti seluruh cabang GAPKI wilayah Kalimantan dan Sumatera, kegiatan penanaman bibit mangrove itu juga melibatkan masyarakat konservasi mangrove, Dinas Pertanian Provinsi Kaltara, Dinas Pertanian Tarakan, Lantamal XIII Tarakan, Polres Tarakan dan Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan.

Ketua Umum GAPKI pusat, Eddy Martono mengatakan pihaknya menargetkan sebanyak 10.000 tanaman untuk di Kaltara sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Yang ditanam disini ada 500 batang pohon. Penanaman mangrove ini bagus untuk mengurangi emisi karbon, sehingga ekosistem sekitar seperti kepiting, ikan, udang dan lainnya juga bisa terjaga,” kata Eddy Martono, Rabu (16/11/2023).

Diakui Eddy, sejauh ini GAPKI di seluruh Indonesia dalam hal kepedulian lingkungan, tidak hanya fokus pada tanaman mangrove tapi juga tanaman lainnya.

Sebagai pengusaha kelapa sawit, GAPKI tidak hanya peduli terhadap lingkungan di sekitar perkebunan sawit, namun peningkatan terhadap ekonomi masyarakat juga menjadi perhatian pihaknya.

“Salah satunya kita akan meresmikan kegiatan ekonomi masyarakat di Papua, jadi tidak hanya lingkungan saja di luar sawit juga kita lakukan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, aksi penanaman pohon mangrove itu tidak hanya di Kaltara, namun juga dilaksanakan cabang GAPKI di beberapa provinsi lain dan sudah terlaksana di Kalteng, Kalsel dan lainnya.