Bawaslu Tarakan Cabut Alat Peraga Kampanye yang Langgar Aturan

Petugas saat menurunkan Alat Peraga Kampanye di depan Bandara Juwata Tarakan
Petugas saat menurunkan Alat Peraga Kampanye di depan Bandara Juwata Tarakan

Bawaslu tertibkan ratusan alat peraga kampanye karena melanggar aturan PKPU.


Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tarakan bersama tim gabungan menertibkan 860 atribut kampanye bakal caleg. Penertiban itu dilakukan karena melanggar aturan PKPU dan dipasang sebelum masa kampanye.

Kordiv Penanganan Pelenggaran dan Penyelesaian Sengketa Kota Tarakan, Johnson menjelaskan penertiban kali ini dilakukan dengan dibantu mobil Skylift Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan.

“Untuk menurunkan alat peraga kampanye yang terpasang di tempat yang tinggi dan sulit di jangkau, sehingga menggunakan mobil khusus skylift,” kata dia.

Kegiatan penertiban yang ke dua ini dilakukan petugas gabungan dengan menyisir sejumlah titik yang telah ditetapkan. Sebelumnya, penertiban pertama dilakukan pada tanggal 9 Oktober 2023 dan penertiban ke dua dilakukan pada  12 Oktober 2023.

“Penertiban kedua tersebar di 14 titik dimulai dari Kelurahan Kampung Satu, dan terakhir di depan  Bandara Juwata. Total keseluruhan ada 860 alat peraga kampanye yang sudah ditertibkan,” ungkapnya.

Johnson melanjutkan, meski ada beberapa alat peraga kampanye yang luput dari sasaran petugas, dikarenakan alat peraga kampanye itu sudah diperbaiki dan tidak ada unsur pelanggaran.

Meski demikian, Bawaslu Tarakan menegaskan akan terus melakukan penertiban jika masih ditemukan pelanggaran dan belum memasuki masa kampanye.

“Kita menghimbau kepada partai politik bahwa tidak tebang pilih disini, semuanya harus ditertibkan khususnya dalam hal yang melanggar,” ujarnya.